Monday, 11 November 2013

Unsur-unsur transisi periode keempat mempu- nyai sifat-sifat yang khas.
Sifat-sifat khas unsur transisi periode keempat antara lain:
1) Bersifat logam, maka sering disebut logam transisi.
2) Bersifat logam, maka mempunyai bilangan oksidasi positif dan pada umumnya lebih dari satu.
3) Banyak di antaranya dapat membentuk senyawa kompleks.
4) Pada umumnya senyawanya berwarna.
5) Beberapa di antaranya dapat digunakan sebagai katalisator. Untuk mengetahui lebih lanjut sifat-sifat unsur transisi periode keempat dapat dilihat pada tabel berikut.

Gas mulia dalam sistem periodik terdapat dalam go- longan VIIIA. Gas mulia dahulu juga disebut golongan nol. Gas mulia terdiri atas unsur-unsur helium (He), neon (Ne), argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe), dan radon (Rn). Radon bersifat radioaktif.
Sifat-sifatnya:
1) Unsur-unsur gas mulia mengandung 8 elektron pada kulit terluarnya kecuali He mengandung 2 elektron.
2) Energi ionisasinya sangat tinggi, akibatnya unsur- unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur- unsur lainnya.
3) Pada tabel dapat dilihat bahwa titik leleh dan titik didihnya sangat rendah, namun baik titik leleh mau- pun titik didih makin ke bawah makin tinggi, sesuai dengan makin besarnya massa atom gas mulia.
4) Molekul gas mulia monoatomik.


1) Halogen merupakan golongan yang sangat reaktif dalam menerima elektron dan bertindak sebagai oksidator kuat dalam satu golongan. Makin ke atas, oksidator makin kuat.

2) Keelektronegatifan halogen dalam satu golongan makin ke atas makin besar. Unsur yang paling elek- tronegatif dibanding unsur lain dalam sistem peri- odik adalah fluor (perhatikan data keelektrone- gatifan).

3) Jari-jari atom halogen dalam satu golongan makin ke atas makin kecil (perhatikan data). Ini berarti makin ke atas ukuran molekul makin kecil, maka gaya tarik-menarik antar-molekul (gaya Van der Waals) akan makin kecil. Perhatikan juga titik didih dan titik lelehnya, makin ke atas makin kecil. Unsur halogen sangat berbahaya terhadap mata dan tenggorokan. Unsur halogen mempunyai bau yang merangsang dan berwarna. Walaupun brom berwujud cair, tetapi brom mudah sekali menguap. Begitu juga iodium, mudah sekali menyublim.


4) Unsur golongan halogen bersifat oksidator. Caranya dengan menghitung potensial sel, jika harga potensial sel positif berarti reaksi berlangsung dan jika harga potensial sel negatif berarti reaksi tidak berlangsung.

5) Mempunyai bilangan oksidasi lebih dari satu, ke- cuali fluor. Asam oksihalida bersifat sebagai zat peng- oksidasi (oksidator). Makin banyak atom O yang diikat, oksidator makin kuat. Sifat asam dari oksihalida akan bertambah kuat dengan bertambahnya jumlah atom O. Jadi, urutan kekuatan asam: HClO < HClO2 < HClO3 < HClO4.